Cara Menghitung Kebutuhan Material Pondasi

Cara Menghitung Kebutuhan Material Pondasi Batu Kali Semen dan Pasir

Cara Menghitung Kebutuhan Material Pondasi Batu Kali – Bagi sebaian orang yang ingin membanguan sebuah rumah impian tentu dia akan berhati-hati dalam pemilihan materialnya. Begitupun juga dengan perhitungan semua ketuhan bahan materialnya.

Apalagi tidak semua orang bisa membangun rumah dengan langsung terima kunci atau bisa membali rumah yang siap dihuni.

Itu termaksud saya, yang ingin punya rumah dari 6 tahun yang lalu namun karena kita kerja dengan jadi pas-pasan, maka tentunya tidak mungkin bisa membangun rumah langsung kelar.

Maka dari itu saat ini juga saya sementara memulai pembangunan rumah saya, dan tentunya saya juga mencari referensi untuk perhitungan kebutuhan pembangunan rumah tersebut.

Dan saat ini saya sudah pada tahap kedua yaitu pembangunan dindingnya.

Oleh karena itu pada tulisan ini saya khusu ingin membagikan tips cara menghitung kebutuhan material pondasi dari Semen, Pasir, Dan Batu.

baca juga: Usaha sampingan ibu rumah tangga

Cara Menghitung Kebutuhan Material Pondasi

Sebelum saya menuliskan cara perhitungan mateial pondasi untuk rumah anda, maka sebaiknya kamu tidak salah memilih jenis materialnya agar tidak tekor.

Mengapa demikian? karena semakin besar volumnya maka semakin besar pula kebutuhan material pondasi rumah nantinya.

Remove term menghitung kebutuhan material bangunan rumah menghitung kebutuhan material bangunan rumah

Yang pertama di perhatikan adalah material batu. semakin besar besar ukuran diameter batu pondasi, maka semakin sedikit juga kebutuhan semen.

Ini berdasrkan pengalaman saya sendiri ketika pengerjaan pondasinya. Kalau masalah pasir saya kira mengikut saja. Sekarang mari kita mulai cara menghitung kebutuhan material bangunan pondasi.

Rumus Menghitung Kebutuhan Material Pondasi

Sekarang kita mulai mengitung kebutuhan material pondasinya. Pertama-tama yang harus kita ketahui sebelum menghitung kebutuhan material bangunan rumah adalah :

  1. Menghitung berapa panjang total pondasi tersebut
  2. Berapa ukuran pondasi tersebut
  3. Menghitung tebal urugan pasir di bawah pondasi
  4. Berapa campuran yang di gunakan

Misalkan :

  • Panjang Total Pondasi tersebut =86 m’
  • Ukuran Pondasi:
    –Lebar Atas Pondasi = 30 cm = 0.30 m
    –Lebar Bawah Pondasi = 60 cm = 0.60 m
  • Tinggi Pondasi = 70 cm = 0.70 m
  • Tebal Urugan Pasir Di Bawah Pondasi = 5 cm = 0.05 m
  • Campuran yang di gunakan adalah 1 : 4 (standar ya)

Nah perhatikan, karena disini yang penting kamu hitung.

Berdasarkan ASHP 2010 : 1 m3 Pasangan Pondasi Batu kali; 1 Pc : 4 Ps

  • Bahan – Batu Belah 15/20 = 1.100 m3
  • Semen Porland = 163.000 Kg
  • Pasir Pasang = 0.520 m3

Perhitungan Urugan Pasir

Untuk pekerjaan urugan ini yaitu untuk melapisi bagian bawah tanah yang akan dipondasi nantinya, tujuannya agar bagian tanah yang akan dipondasi tersebut bisa merekat dengan baik dan tidak mudah amblas.

Contoh Cara menghitungnya ialah:
Volume urugan pasir = lebar bawah pondasi x tebal urugan pasir, jadi
= 0.60 x 0.05
= 0.03 m3

Volume total urugan pasir = Volume urugan pasir x panjang total Pondasi
= 0.03 x 86
= 2.58 m3
Untuk angka jaga-gaja saja agar tidak terjadi kekurangan maka sebaiknya di tambah 5 %
Jadi : 2.58 x 5 % = 0.129 m3
Maka, Volume total Urugan Pasir = 2.58 + 0.129

= 2.709 m3 (apabila 1 Ret mobil bak damping dapat membawa 4 m3)
Maka =2.709/4
= 0.67 Ret pasir

Perhitungan Pekerjaan Pasangan Batu Kali

Pekerjaan pemasangan batu ini anda juga akan diberitahukan berapa jumlah kebutuhan batu  yang akan dipakai. jadi simak baik-baik ya.

Karena semua perhitungan kebutuhan 3 material itu ada dibawah ini.

Cara perhitungannya yaitu :
Volume Pondasi =( lebar bawah pondasi + lebar atas pondasi ) x Tinggi Pondasi
2
= ((0.60 + 0.30)/2) x 0.60
= 0.27 m3

Volume total pasangan batu kali = Volume pondasi x panjang total Pondasi
= 0.27 x 86
= 23.22 m3

Kalau kita sudah mengetahui Total Volum batu, maka kita sudah bisa menghitung semua kebutuhan materialnya. Maka berikut cara menghitung kebutuhan material pondasi rumah.

– Kebutuhan Batu kali = 1.100 x Volum total pasangan batu.
= 1.100 x 23.22
= 25.542 m3 (apabila 1 Ret mobil bak damping dapat membawa 4 m3)
Maka =25.452/4
= 6.3 Ret Batu

– Kebutuhan Pasir = 0.520 x Volume total pasangan batu kali
= 0.520 x 23.22
= 12.0744 m3 (jika 1 Ret mobil dapat membawa 4 m3)
Maka = 12.0744/4
= 3.01 Ret

– Kebutuhan Semen = 163.000 x Volume total pasangan batu kali
= 163.000 x 23.22
= 3784.86 Kg (apabila 1 zak Semen = 50 kg)
Maka = 3784.86/50
= 75 Zak semen

Maka sekarang kamu sudah bisa mengitung dengan banik kebutuhan materian tahap awal pondasi rumah kamu yaitu:

Bantu: 6,3 ret
Semen: 75 zak
Pasir: 3 ret
Dan Pasir Urug: 0.67 ret

Akhir Kata

Dengan perhintungan di atas kamu masih bisa menghemat dengan menggunakan batu yang diamternya yang besar, sehingga kamu masih bisa menghemat semen sampai dengan 10 zak.

Ini merupakah hitungan pondasi rumah saya dengan ukuran dan jumlah bahan yang sama. Hanya saja untuk semen saya hemat 10 zak karena menggunakan batu dengan diameternya besar.

Jadi untuk kamu yang belum tahu cara menghitung kebutuhan material bangunan rumah maka saya kira perhitungan di atas sudah sendik membantu anda. Semoga tulisan cara menghitung kebutuhan material bangunan pondasi ini bermanfaat.

Kata Pencarian:cara menghitung material untuk pondasi,cara menghitung semen pada pondasi batukali,menghitung kebutuhan bahan untuk pondasi,menghitung kebutuhan material untuk pondasi,menghitung kebutuhan pondasi

3 comments

  1. siang kak, mau tanya kalo saya mau bangun ukuran 7 meter x 3.2 meter
    kamar lebar 2.7×3
    dapur lebar 2.7×3
    kamar mandi lebar 1.5×2
    kebutuhan nya berapa2 ya?
    semoga di jawab terimakasih ????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *